Dalam ke Eropa Barat, melalui akses pasar gelap

Dalam upaya untuk memahami penyebaran senjata api
ilegal di seluruh dunia, terdapat beberapa tingkatan analisa yang bisa
digunakan untuk memahami proses dan pola penyebarannya di seluruh dunia, di
mana salah satu tingkatan analisa yang ada adalah tingkat global. Di dalam
tingkatan global, penyebaran senjata ringan yang seringkali diperjualbelikan
dan didistribusikan melalui pasar gelap dan penyelundupan dapat mencapai pasar
global tanpa perlu takut akan adanya perbatasan suatu negara untuk menghalangi
proses penyebaran SAWL ilegal.

Seringkali, penyebaran SALW ilegal di beberapa
wilayah seperti Timur Tengah dan Afrika memiliki cara penyelundupan dan distribusi
yang berbeda-beda, untuk bisa lebih menyesuaikan dengan negara-negara sasaran
penjualan senjata-senjata ini. Di Eropa Barat seperti contohnya, dalam kasus
terorisme-terorisme yang menggunakan senjata api ilegal, senjata-senjata yang
digunakan telah diselundupkan secara berkala dari wilayah Eropa Tenggara menuju
ke Eropa Barat, melalui akses pasar gelap dan jaringan penyelundup yang
berusaha menembus perbatasan negara-negara.1

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

Di tempat-tempat lain seperti di Afrika Utara dan
Timur Tengah yang banyak bagiannya dilanda oleh konflik, penyelundupan senjata
bisa dimaksudkan untuk menginterupsi proses perdamaian dan memperkecil makna
dari keberadaan pemerintah berdaulat yang seharusnya memberikan rasa aman.
Dalam sebuah kasus terbaru, penggunaan senjata ilegal oleh kelompok insurjensi
di Sudan Selatan melawan pemerintah setempat dan pasukan perdamaian asal
Inggris disinyalir adalah bentuk dari penyelundupan dan penjualan ilegal
senjata dari Inggris ke Sudan Selatan, yang bisa dimanfaatkan untuk memperkecil
makna pemerintah setempat yang berdaulat.2
Adanya mekanisme penyelundupan dan penjualan secara ilegal ini menandakan
adanya kemungkinan untuk menembus pasar global dari penjualan senjata-senjata
ini tanpa mengindahkan asal-usulnya.

Tidak hanya itu, ketidakstabilan di negara-negara
lain juga berpotensi untuk menyebabkan banyak senjata yang tidak terurus
kepemilikannya untuk diselundupkan dan diperjualbelikan secara ilegal oleh
kelompok-kelompok kejahatan, di mana senjata-senjata ini dapat digunakan untuk
membantu kelompok kejahatan untuk memperlemah institusi demokrasi yang ada dan
meningkatkan aktivitas kelompok kejahatan secara drastis.3

1 World Policy Institute. 2016. Global
Trends in Small Arms Trafficking. Diakses 16 Desember 2017, dari
http://www.worldpolicy.org/blog/2016/02/29/global-trends-small-arms-trafficking

2 Quinn, Ben. 2017. British
company made deal with South Sudan, Amnesty claims. Diakses 17 Desember
2017, dari
https://www.theguardian.com/world/2017/sep/30/british-firm-made-secret-south-sudan-arms-deal-amnesty-claims

3 United Nations Security Council.
2015. Human Cost in Illicit Flow of Small Arms, Light Weapon Stressed in
Security Council Debate. Diakses 17 Desember 2017, dari
https://www.un.org/press/en/2015/sc11889.doc.htm